Manchester City kembali menjadi sorotan besar di bursa transfer musim panas 2026.
The Citizens telah mencapai kesepakatan untuk melepas Tijjani Reijnders ke klub Arab Saudi, Al Qadsiah, hanya satu musim setelah gelandang Belanda itu datang dari AC Milan. Nilai kesepakatannya dilaporkan berada di kisaran £51–52 juta atau sekitar €60 juta, yang jika dikonversikan berada di kisaran Rp1,1–1,2 triliun, tergantung kurs yang digunakan.
Namun ada satu hal yang perlu diperjelas dari naskah awal: sampai laporan terbaru, status transfernya adalah kesepakatan antarklub dan kesepakatan personal, sementara pengumuman resmi kepindahan dari kedua klub masih perlu ditunggu. Jadi, kalimat paling aman adalah Manchester City telah menyepakati transfer Reijnders, bukan bahwa sang pemain sudah resmi diperkenalkan Al Qadsiah.
Kepergian Reijnders berpotensi menjadi awal dari perubahan besar di lini tengah City.
Sebab, pada saat yang sama, masa depan Rodri juga sedang menjadi tanda tanya setelah Barcelona beberapa kali mengajukan tawaran untuk gelandang asal Spanyol tersebut.
Reijnders Pergi Hanya Setelah Satu Musim
Kebersamaan Tijjani Reijnders dengan Manchester City ternyata berlangsung sangat singkat.
City mendatangkannya dari AC Milan pada musim panas 2025 dengan kontrak lima tahun. Premier League ketika itu mengonfirmasi transfer Reijnders sebagai salah satu tambahan besar untuk lini tengah City setelah kepergian Kevin De Bruyne.
Reijnders datang setelah tampil impresif bersama AC Milan.
Kemampuan membawa bola dari tengah, melepaskan umpan progresif, serta masuk ke area penalti membuatnya dianggap sangat cocok dengan sepak bola Manchester City.
Musim pertamanya sebenarnya tidak bisa disebut buruk.
Catatan resmi Manchester City menyebut Reijnders membuat 47 penampilan dan mencetak tujuh gol sepanjang musim 2025/2026.
Ia juga langsung memberikan kesan bagus pada awal Premier League.
Pada pertandingan debutnya melawan Wolverhampton Wanderers, Reijnders mencetak gol dan memberikan assist ketika Manchester City menang 4-0. Premier League bahkan mencatat dirinya menjadi pemain City kedua setelah Sergio Agüero yang mencetak gol sekaligus assist dalam debut Premier League.
Namun, posisinya perlahan tidak selalu menjadi pilihan utama.
Dan hanya setahun setelah datang ke Inggris, perjalanan itu sekarang hampir berakhir.
Al Qadsiah Bayar Sekitar £51–52 Juta
Al Qadsiah bergerak serius untuk mendapatkan Reijnders.
The Guardian melaporkan Manchester City dan klub Saudi tersebut telah mencapai kesepakatan untuk paket transfer sekitar €60 juta.
Sementara The Times melaporkan angka sekitar £52 juta.
GOAL juga menyebut nilai transfer sekitar £51 juta, dengan Reijnders telah menyepakati persyaratan pribadi bersama Al Qadsiah.
Dengan nilai tersebut, City bahkan berpotensi mendapatkan sedikit keuntungan dibanding biaya awal ketika merekrut Reijnders dari AC Milan, yang berada di sekitar £46,5 juta.
Itu cukup menarik.
Biasanya pemain yang hanya bertahan satu musim kemudian dijual mengalami penurunan nilai.
Dalam kasus Reijnders, City justru masih bisa mendapatkan kembali sebagian besar investasi mereka bahkan dengan potensi keuntungan.
Rp1,2 Triliun Masuk Akal, tetapi Tetap Perkiraan
Angka Rp1,2 triliun dalam naskah awal masih masuk dalam kisaran wajar apabila menggunakan kurs pound atau euro tertentu.
Namun untuk berita yang lebih presisi, sebaiknya nilai utama tetap ditulis dalam mata uang transfer yang diberitakan sumber Inggris.
Contohnya:
£51–52 juta atau sekitar Rp1,1–1,2 triliun.
Dengan begitu, perubahan kurs rupiah tidak membuat angka artikel terlihat terlalu pasti.
Apalagi nilai transfer juga bisa memiliki struktur bonus dan pembayaran bertahap.
Mengapa Reijnders Pergi?
Laporan terbaru menyebut Reijnders menginginkan lebih banyak menit bermain.
The Guardian melaporkan dirinya menjadi salah satu pemain yang kemungkinan dilepas ketika Manchester City melakukan restrukturisasi skuad di bawah pelatih baru Enzo Maresca.
Reijnders memang tampil cukup banyak sepanjang musim lalu, tetapi persaingan lini tengah City sangat ketat.
Rodri kembali menjadi pemain penting setelah pulih.
City juga melakukan perubahan besar di sektor tengah pada bursa transfer 2026.
Salah satunya adalah kedatangan Elliot Anderson, sementara nama gelandang muda Lille Ayyoub Bouaddi juga masuk radar.
Dalam situasi tersebut, Reijnders tampaknya memilih tantangan baru di Arab Saudi daripada bertahan dan menghadapi persaingan menit bermain yang semakin berat.
Al Qadsiah Sedang Membangun Proyek Ambisius
Al Qadsiah bukan sekadar datang dengan tawaran besar.
Klub Saudi tersebut sedang membangun skuad yang semakin kompetitif dan terus berusaha menarik pemain dengan pengalaman sepak bola Eropa.
Reijnders akan menjadi tambahan besar bagi lini tengah mereka.
Ia berusia 28 tahun dan masih berada pada periode yang sangat produktif dalam kariernya.
Artinya, Al Qadsiah tidak merekrut pemain yang sudah berada di penghujung karier.
Mereka mendapatkan seorang gelandang yang baru saja menjalani satu musim penuh bersama Manchester City dan masih menjadi pemain internasional Belanda.
Itulah yang membuat transfer tersebut cukup mencolok.
Kontrak Empat Tahun Belum Terverifikasi Kuat
Naskah awal menyebut Al Qadsiah akan memberikan kontrak empat tahun sampai 2029.
Untuk bagian ini, laporan terpercaya yang saya temukan sejauh ini lebih kuat mengonfirmasi kesepakatan personal, tetapi belum memberikan detail kontrak empat tahun secara konsisten.
Karena itu, lebih aman menulis:
Reijnders telah mencapai kesepakatan personal dengan Al Qadsiah, sementara detail resmi durasi kontraknya menunggu pengumuman klub.
Ini lebih akurat daripada menyebut kontrak hingga 2029 sebagai fakta final sebelum pengumuman resmi.
City Kehilangan Gelandang dengan Karakter Unik
Dari sisi teknis, kehilangan Reijnders tentu memberikan konsekuensi.
Ia bukan gelandang bertahan murni.
Kekuatan utamanya justru terletak pada progresi bola.
Reijnders mampu membawa bola dari area sendiri menuju lini depan, melakukan kombinasi pendek, dan melakukan pergerakan terlambat ke kotak penalti.
Karakter tersebut cukup berbeda dengan Rodri.
Rodri lebih berfungsi sebagai pusat kontrol permainan.
Sementara Reijnders lebih dinamis dan agresif bergerak.
Karena itu, City harus memastikan kedalaman lini tengah mereka tetap cukup jika benar-benar kehilangan lebih dari satu gelandang pada musim panas ini.
Rodri Bisa Menjadi Pemain Berikutnya yang Pergi
Inilah bagian yang membuat situasi Manchester City semakin menarik.
Setelah kesepakatan Reijnders, City juga menghadapi kemungkinan kehilangan Rodri.
Barcelona terus meningkatkan upaya untuk mendapatkan pemain asal Spanyol tersebut.
Sky Sports melaporkan Manchester City telah menolak tawaran baru Barcelona sekitar £55 juta, sementara City menginginkan nilai lebih dari £60 juta.
The Guardian sebelumnya juga melaporkan Barcelona telah mengajukan tawaran sekitar €60 juta dan Manchester City menolaknya.
Artinya, ketertarikan Barcelona sudah bergerak jauh melampaui sekadar rumor.
Sudah ada proposal konkret.
Rodri Disebut Tertarik ke Barcelona
Faktor paling penting dalam saga Rodri adalah keinginan pemain.
Sejumlah laporan menyebut Rodri tertarik dengan kemungkinan pindah ke Barcelona.
Barcelona sendiri sedang mencari gelandang nomor enam kelas dunia yang bisa memberikan kontrol dan keseimbangan di lini tengah.
Rodri jelas memenuhi hampir semua kriteria tersebut.
Namun City tidak berniat melepasnya dengan murah.
Sky Sports menyebut klub meminta lebih dari £60 juta, sedangkan laporan lain menempatkan valuasinya lebih tinggi.
Rodri juga sudah kembali berlatih bersama Manchester City meski negosiasi mengenai masa depannya terus berlangsung.
Jadi, berbeda dengan Reijnders yang sudah menuju tahap akhir kesepakatan, situasi Rodri masih benar-benar terbuka.
Barcelona Sudah Ditolak Lebih dari Sekali
Barcelona tampaknya tidak menyerah.
The Guardian melaporkan City sudah menolak dua tawaran untuk Rodri dan memperkirakan akan ada proposal berikutnya dari klub Catalan.
Laporan lain menyebut tawaran terbaru berada di sekitar £51–55 juta.
City masih menginginkan angka lebih tinggi.
Artinya, jarak antarklub sebenarnya tidak terlalu ekstrem.
Jika Barcelona menaikkan tawaran dan Rodri terus mendorong kepindahan, peluang transfer bisa meningkat dalam sisa bursa.
Namun sampai saat ini belum ada kesepakatan final.
Jika Rodri Pergi, City Bisa Kehilangan Dua Gelandang Sekaligus
Inilah skenario yang paling menarik.
Bayangkan Manchester City kehilangan Reijnders dan Rodri dalam satu bursa transfer.
Dua pemain dengan karakter berbeda sekaligus keluar.
Reijnders membawa progresi dan mobilitas.
Rodri memberikan kontrol, keseimbangan, dan kemampuan membaca permainan.
Maresca tentu harus membangun ulang struktur lini tengahnya.
City sebenarnya sudah mengantisipasi hal tersebut.
Mereka telah merekrut Elliot Anderson dengan harga besar.
Nama Ayyoub Bouaddi juga terus dikaitkan.
Dan City bahkan sempat menjadikan Enzo Fernández sebagai salah satu kandidat pengganti Rodri.
Enzo Fernández Sulit Didapatkan
Masalahnya, Chelsea tidak berniat memberikan Enzo Fernández dengan murah.
The Guardian melaporkan Chelsea menetapkan harga sekitar £120 juta dan bahkan memberikan tenggat kepada peminat untuk mengajukan tawaran. City tidak memenuhi tenggat tersebut.
Chelsea sekarang memperkirakan Enzo tetap bertahan di Stamford Bridge.
Situasi itu memaksa City mempertimbangkan opsi lain.
Karena itu, keputusan mengenai Rodri kemungkinan berkaitan langsung dengan siapa yang bisa didapatkan City sebagai penggantinya.
Menjual pemain adalah satu hal.
Mencari pemain dengan kualitas sebanding jauh lebih sulit.
Reijnders Jadi Bagian dari Restrukturisasi Besar
Kepergian Reijnders tidak berdiri sendiri.
Manchester City memang sedang melakukan perubahan besar setelah era Pep Guardiola berakhir.
Enzo Maresca kini memimpin proyek baru.
Beberapa pemain lama mulai pergi, sementara pemain baru berdatangan.
The Guardian menyebut City juga telah menjual James Trafford, sedangkan beberapa nama lain seperti Omar Marmoush, Rico Lewis dan Savinho dapat menjadi bagian dari pergerakan bursa berikutnya.
Jadi, musim panas 2026 benar-benar menjadi periode transisi.
Manchester City tidak hanya mengganti satu atau dua pemain.
Mereka sedang membentuk identitas skuad baru.
City Mendapat Ruang Finansial Besar
Penjualan Reijnders juga memberikan keuntungan lain: ruang finansial.
Sekitar £51–52 juta merupakan pemasukan besar.
GOAL melaporkan total penjualan City pada bursa kali ini telah mendekati £100 juta apabila transaksi Reijnders diselesaikan.
Dana tersebut dapat membantu City melakukan pembelian baru.
Apalagi jika Rodri juga akhirnya dilepas dengan nilai £60 juta atau lebih.
Secara teori, City dapat memperoleh lebih dari £110 juta hanya dari dua gelandang tersebut.
Uang sebanyak itu dapat digunakan untuk membentuk lini tengah baru sesuai kebutuhan Maresca.
Namun menggantikan kualitas individu mereka tetap menjadi tantangan.
Reijnders Pergi dengan Catatan yang Cukup Baik
Walaupun hanya bertahan satu musim, Reijnders tidak meninggalkan Manchester dengan status gagal total.
Catatannya tetap cukup solid.
Manchester City sendiri mencatat:
47 pertandingan dan tujuh gol sepanjang musim 2025/2026.
Ia juga memberikan tujuh assist berdasarkan ulasan musim klub.
Itu berarti kontribusi ofensifnya cukup signifikan untuk seorang gelandang.
Namun sepak bola modern bergerak cepat.
Satu musim setelah direkrut sebagai bagian dari masa depan lini tengah City, Reijnders kini justru menjadi aset yang dapat dijual dengan keuntungan.
Petualangan Baru di Arab Saudi
Bagi Reijnders sendiri, kepindahan ke Al Qadsiah akan membuka babak baru.
Kariernya sudah membawanya melewati beberapa liga.
Ia berkembang di Belanda.
Kemudian bersinar bersama AC Milan di Serie A.
Setelah itu ia mendapatkan pengalaman Premier League bersama Manchester City.
Kini Arab Saudi menjadi tujuan berikutnya.
Saudi Pro League terus berusaha meningkatkan kualitas kompetisi melalui perekrutan pemain dari liga-liga utama Eropa.
Reijnders menjadi contoh lain bahwa klub Saudi kini tidak hanya mengejar superstar veteran.
Mereka juga bersedia mengeluarkan biaya besar untuk pemain yang masih berada dalam usia produktif.
Youtube : https://youtube.com/shorts/x4pLA7L7hYw?si=gWdptvmfILoyueDz
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSVe9GtpS/
Sumber
Sky Sports — City sepakati penjualan Reijnders dan tolak tawaran Barcelona untuk Rodri:
https://www.skysports.com/football/news/11679/13567985/rodri-transfer-news-man-city-reject-55m-bid-from-barcelona-for-world-cup-winning-midfielder
The Guardian — Kesepakatan Reijnders sekitar €60 juta dan perkembangan transfer Rodri:
https://www.theguardian.com/football/2026/aug/13/manchester-city-barcelona-rodri-chelsea-enzo-fernandez
The Guardian — Update terbaru perubahan skuad Manchester City:
https://www.theguardian.com/football/2026/aug/14/enzo-maresca-manchester-city-chelsea-fernandez-rodri-transfer
