Shin Tae-yong langsung memberikan kesan kuat pada awal perjalanannya bersama Persija Jakarta.
Macan Kemayoran sukses mengalahkan rival abadinya, Persib Bandung, dengan skor 2-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 September 2026.
Kemenangan tersebut terasa sangat spesial karena bukan sekadar menghasilkan tiga poin.
Persija akhirnya kembali mengalahkan Persib setelah penantian panjang yang berlangsung sejak 31 Maret 2023.
Artinya, Macan Kemayoran harus menunggu sekitar 3 tahun 5 bulan untuk kembali merasakan kemenangan atas rival utamanya itu.
Dan yang membuat cerita ini semakin menarik, kemenangan tersebut datang tepat pada awal era Shin Tae-yong.
Persija Sudah Lama Tidak Mengalahkan Persib
Sebelum pertandingan ini, Persija memiliki catatan yang kurang bagus ketika menghadapi Persib.
Kemenangan terakhir mereka atas Maung Bandung terjadi pada 31 Maret 2023, ketika Persija menang 2-0.
Setelah itu, Persib tidak terkalahkan dalam enam pertemuan liga berikutnya melawan Persija, dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Karena itu, laga di GBK bukan sekadar pertandingan pekan kedua.
Ada tekanan sejarah yang ikut dibawa Persija.
Mereka bukan hanya ingin mendapatkan tiga poin.
Mereka juga ingin memutus dominasi Persib dalam beberapa musim terakhir.
Shin Tae-yong Justru Termotivasi oleh Rekor Buruk Itu
Sebelum pertandingan, Shin Tae-yong sempat mengakui bahwa dirinya baru mengetahui Persija sudah lama tidak mampu mengalahkan Persib.
Namun catatan tersebut tidak membuatnya tertekan.
Sebaliknya, STY justru menjadikan rekor buruk itu sebagai tambahan motivasi.
Ia ingin Persija mengubah cerita.
Dan pada akhirnya, itulah yang terjadi.
Dalam pertandingan liga keduanya bersama Macan Kemayoran, Shin Tae-yong langsung berhasil membawa Persija memutus penantian panjang tersebut.
Hampir 60 Ribu Jakmania Penuhi GBK
Atmosfer pertandingan juga membuat kemenangan ini terasa jauh lebih besar.
ANTARA mencatat hampir 60 ribu Jakmania hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan pertandingan tersebut.
Laga ini juga menjadi pertandingan kandang pertama Persija melawan Persib di Jakarta dalam sekitar tujuh tahun.
Jadi bagi pendukung Persija, ini bukan sekadar derby biasa.
Mereka akhirnya kembali menyaksikan duel Persija-Persib di ibu kota, dan hasil akhirnya pun menjadi kemenangan.
Alexander Jeremejeff Buka Keunggulan Persija
Persija tampil agresif sejak awal.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama.
Alexander Jeremejeff membawa Macan Kemayoran unggul pada menit ke-41.
Gol bermula ketika Denis Kolinger menusuk ke area penalti dan mengirim bola ke arah tiang jauh.
Jeremejeff sudah berada di posisi yang tepat untuk menyambut umpan tersebut dan mengubah skor menjadi 1-0.
Keunggulan itu bertahan hingga turun minum.
Persib Tidak Menyerah
Pada babak kedua, Persib meningkatkan tekanan.
Maung Bandung mencoba mengejar gol penyama dan akhirnya mendapatkan hasil pada menit ke-81.
Balša Sekulić berhasil membobol gawang Persija setelah menerima assist dari Luka Menalo.
Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut sempat membuat pertandingan terlihat akan berakhir imbang.
Apalagi waktu normal tinggal beberapa menit.
Namun drama sebenarnya baru terjadi pada masa injury time.
Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit Akhir
Shin Tae-yong memasukkan Ivan Mamut pada menit ke-79.
Keputusan itu akhirnya menjadi sangat menentukan.
Ketika pertandingan memasuki menit 90+5, Stjepan Lončar mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti.
Mamut memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang masuk ke gawang Persib.
Gol! Persija 2-1 Persib.
SUGBK langsung bergemuruh.
Gol tersebut bukan cuma memastikan kemenangan.
Ia juga mengakhiri penantian lebih dari tiga tahun Persija untuk kembali menaklukkan Persib.
Mamut Baru Masuk, Langsung Jadi Penentu
Yang membuat cerita Ivan Mamut semakin menarik adalah ia tidak bermain sejak awal.
Ia baru masuk sekitar 11 menit sebelum waktu normal berakhir.
Namun ketika kesempatan datang, ia langsung memberikan dampak terbesar.
Sundulan pada menit 90+5 menjadi salah satu momen paling dramatis pada awal musim Persija.
Dan untuk Jakmania, nama Mamut langsung melekat sebagai pemain yang mengakhiri “kutukan” panjang tersebut.
Persija Menang Dua Kali Beruntun
Kemenangan atas Persib juga melanjutkan start sempurna Persija di BRI Super League 2026/27.
Pada pertandingan pertama, mereka lebih dahulu mengalahkan Borneo FC 1-0 pada 5 September 2026.
Seminggu kemudian, Persib juga mereka kalahkan 2-1.
Artinya, dalam dua pertandingan pertama musim ini, Shin Tae-yong langsung membawa Persija meraih:
2 pertandingan
2 kemenangan
6 poin.
Dan yang menarik, lawan yang dikalahkan bukan tim sembarangan.
Borneo merupakan runner-up musim sebelumnya, sementara Persib merupakan juara bertahan.
STY: Kemenangan atas Tim Kuat Sangat Penting
Shin Tae-yong sendiri mengakui dua kemenangan awal tersebut sangat berarti.
Ia menilai hasil melawan Borneo dan Persib memberi kepercayaan diri besar karena keduanya merupakan tim kuat dengan ambisi besar.
Namun STY juga langsung memberikan peringatan.
Ia tidak ingin para pemain terlalu larut dalam euforia.
Menurutnya, musim masih sangat panjang dan dua kemenangan awal tidak akan berarti banyak jika Persija gagal menjaga konsistensi.
Tiga Hal Jadi Kunci Persija
Shin Tae-yong juga menjelaskan tiga hal yang menurutnya menjadi faktor penting dalam keberhasilan Persija.
Pertama, kemauan kuat untuk menang.
Kedua, bermain sebagai satu kesatuan.
Ketiga, tidak menyerah sampai akhir pertandingan.
Poin ketiga terlihat sangat jelas dalam pertandingan melawan Persib.
Ketika skor sudah 1-1 dan laga hampir berakhir, Persija tetap mencoba menyerang.
Hasilnya, gol Mamut lahir pada menit 90+5.
Mentalitas Sampai Peluit Akhir
Gol injury time itu bisa menjadi salah satu gambaran awal karakter Persija di bawah Shin Tae-yong.
Tim tidak berhenti ketika skor imbang.
Mereka tetap mengejar kemenangan.
Secara taktik, Persija mungkin masih membutuhkan banyak perkembangan.
Namun dari sisi mentalitas, dua pertandingan pertama memberikan sinyal positif.
Mereka sudah menunjukkan kemampuan mempertahankan fokus sampai menit terakhir.
Persib Sempat Punya Momentum
Kemenangan Persija juga tidak datang dengan mudah.
Setelah Sekulić menyamakan skor pada menit ke-81, momentum sempat beralih kepada Persib.
Dalam kondisi seperti itu, tim tuan rumah bisa saja kehilangan kontrol.
Apalagi tekanan pertandingan Persija-Persib selalu tinggi.
Namun Persija mampu merespons.
Mereka tetap memainkan bola ke depan dan akhirnya mendapatkan gol kemenangan.
Shin Tae-yong Memulai Era Persija dengan Cara Ideal
Untuk seorang pelatih baru, start seperti ini tentu hampir sempurna.
Laga pertama:
menang atas Borneo FC.
Laga kedua:
menang atas Persib.
Tidak hanya enam poin.
STY juga langsung mendapatkan kemenangan besar secara emosional atas rival utama klub.
Hasil seperti ini bisa sangat penting untuk membangun hubungan antara pelatih dengan suporter.
Jakmania Dapat Hadiah Spesial
Kemenangan ini juga bisa disebut sebagai hadiah besar untuk Jakmania.
Mereka menunggu bertahun-tahun untuk melihat Persija kembali menang atas Persib.
Mereka juga menunggu sekitar tujuh tahun untuk kembali menyaksikan pertandingan kandang melawan Persib di Jakarta.
Ketika momen itu akhirnya datang, Persija tidak mengecewakan.
Dan cara menangnya pun sangat dramatis.
Gol pada injury time.
Lawan adalah Persib.
Stadion penuh.
Sulit meminta skenario yang lebih emosional dari itu.
Apakah Ini Awal Persija Kandidat Juara?
Dua kemenangan tentu belum cukup untuk langsung menyimpulkan Persija akan menjadi juara.
Musim masih sangat panjang.
Banyak pertandingan berat masih menunggu.
Cedera, rotasi, konsistensi, dan tekanan akan menjadi ujian berbeda.
Namun awal ini setidaknya menunjukkan Persija mampu menghadapi dua lawan besar dan keluar sebagai pemenang.
Itu merupakan fondasi yang sangat bagus.
Shin Tae-yong Tetap Minta Tim Tidak Terlena
Setelah meraih dua kemenangan, Shin Tae-yong menegaskan bahwa Persija harus tetap lapar.
Menurutnya, hasil positif di awal musim bisa kehilangan arti apabila performa tidak dilanjutkan pada pekan berikutnya.
Pendekatan tersebut penting.
Sebab setelah mengalahkan rival besar, terkadang tim justru mengalami penurunan fokus.
STY jelas ingin menghindari hal tersebut.
Youtube : https://youtube.com/shorts/O1j6sXyWzUw?si=PSswX6NVb-iVg9PX
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSqVUkJAm/
Facebook : https://www.facebook.com/share/r/1GpjYn9z8p/
Sumber
Persija Official — laporan Persija 2-1 Persib:
https://www.persija.id/media/news/review-persija-vs-persib-gol-kemenangan-di-pengujung-laga
I.League — Jeremejeff dan Ivan Mamut bawa Persija kalahkan Persib:
https://www.ligaindonesiabaru.com/news/detail/alex-jeremejeff-dan-ivan-mamut-bawa-persija-kalahkan-persib
ANTARA — Persija 2-1 Persib di GBK:
https://www.antaranews.com/berita/5737923/gol-jeremejeff-dan-ivan-mamut-antar-persija-kalahkan-persib-di-jakarta
Persija Official — dua kemenangan awal era Shin Tae-yong:
https://www.persija.id/media/news/persija-pertahankan-ambisi-setelah-raih-dua-kemenangan
