Kabar menarik datang dari Italia.
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes ternyata pernah masuk radar salah satu klub terbesar Serie A, AC Milan.
Rumor ini bukan hanya berasal dari media Indonesia. Jurnalis transfer Italia Nicolò Schira sudah melaporkan sejak Maret 2025 bahwa Idzes dipantau sejumlah klub besar Italia, termasuk Inter Milan, Atalanta, Napoli, dan AC Milan.
Ketertarikan Milan kemudian kembali muncul pada akhir 2025, ketika scout Rossoneri dilaporkan hadir langsung di Mapei Stadium untuk menyaksikan pertandingan Sassuolo melawan Fiorentina.
Scout AC Milan Pantau Langsung Jay Idzes
Pada 6 Desember 2025, Sassuolo menghadapi Fiorentina di Serie A.
Pertandingan tersebut ternyata mendapatkan perhatian khusus dari AC Milan.
VoetbalPrimeur melaporkan seorang scout Milan hadir di stadion untuk memantau dua bek Sassuolo, yaitu Jay Idzes dan Tarik Muharemovic.
Informasi tersebut juga diperkuat Tuttosport.
Media Italia itu menyebut Milan memang sedang mencari tambahan pemain di lini belakang dan mengirim pemandu bakat ke Mapei Stadium. Jay sudah masuk pengamatan Rossoneri sejak masih membela Venezia dan tetap berada dalam daftar pemain yang mereka monitor setelah pindah ke Sassuolo.
Ini berarti ketertarikan Milan kepada Jay bukan muncul hanya dari satu pertandingan.
Namanya sudah berada dalam radar klub tersebut setidaknya sejak awal 2025.
Sassuolo Menang 3-1, Jay Main Penuh
Pertandingan yang dipantau Milan tersebut juga berjalan sangat baik untuk Sassuolo.
Mereka mengalahkan Fiorentina 3-1.
Jay Idzes tampil selama 90 menit penuh dalam kemenangan tersebut.
Penampilan itu menjadi kesempatan bagi scout Milan untuk melihat langsung bagaimana Jay bermain menghadapi lawan Serie A.
Bagi seorang bek, observasi langsung seperti ini penting karena klub tidak hanya melihat statistik.
Mereka bisa mengevaluasi positioning, duel, komunikasi, build-up, serta respons pemain ketika berada di bawah tekanan.
Bukan Pertama Kali Jay Masuk Radar Milan
Yang menarik, rumor Milan sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Jay bermain bersama Sassuolo.
Pada Maret 2025, ketika masih membela Venezia, Nicolò Schira melaporkan bahwa Inter Milan mengirim scout untuk menyaksikan Jay saat menghadapi Atalanta.
Dalam laporan yang sama, Schira mengatakan Atalanta, Napoli, dan AC Milan juga sudah memonitor pemain Indonesia tersebut dalam beberapa bulan sebelumnya.
Jadi secara garis waktu:
Maret 2025: AC Milan disebut memonitor Jay ketika masih di Venezia.
Desember 2025: scout Milan kembali menyaksikannya secara langsung setelah ia bermain untuk Sassuolo.
Hal ini menunjukkan bahwa pengamatan terhadap Jay berlangsung dalam periode cukup panjang.
Tuttosport: Jay Masih Masuk Casting Milan
Laporan dari Tuttosport menjadi salah satu sumber Italia yang paling menarik.
Media tersebut menjelaskan bahwa Milan sedang mencari bek tengah baru dan menyoroti Tarik Muharemovic sebagai salah satu opsi.
Namun mereka juga menegaskan Jay Idzes kembali dipantau.
Menurut Tuttosport, Milan sebenarnya sudah mengikuti Jay sejak Maret saat sang pemain masih bermain untuk Venezia dan namanya tetap berada dalam “casting” atau daftar kandidat Rossoneri.
Tuttosport saat itu menilai perekrutan Jay kemungkinan lebih realistis dilakukan pada akhir musim dibanding pada bursa Januari.
Tetapi sekali lagi, ini masih sebatas laporan transfer, bukan pengumuman resmi klub.
Kenapa Jay Idzes Menarik untuk Milan?
Jika melihat profilnya, ketertarikan tersebut cukup masuk akal.
Jay mempunyai pengalaman bermain secara reguler di Serie A.
Ia juga mempunyai kemampuan memainkan bola dari belakang dan terbiasa menghadapi penyerang dengan karakter berbeda.
Selain itu, Jay memiliki postur sekitar 190 cm dan bisa dimainkan dalam beberapa struktur pertahanan.
Ia cukup nyaman sebagai bek tengah dalam garis pertahanan empat pemain, tetapi juga mempunyai karakter yang memungkinkan digunakan dalam sistem tiga bek.
Fleksibilitas seperti ini cukup berharga bagi klub besar.
Status Kapten Timnas Indonesia Juga Menjadi Nilai Tambah
Jay bukan hanya pemain Serie A.
Ia juga merupakan salah satu pemimpin Timnas Indonesia.
Beberapa laporan media Indonesia menyoroti bahwa status tersebut dianggap dapat memberi gambaran mengenai mentalitas dan kemampuan kepemimpinannya.
Namun bagian ini harus disampaikan secara hati-hati.
Belum ada pernyataan resmi AC Milan yang mengatakan mereka mengejar Jay secara khusus karena ia kapten Timnas Indonesia.
Yang dapat dipastikan adalah Jay memang kapten Indonesia dan Milan memang dilaporkan memantaunya.
Menghubungkan dua hal tersebut sebagai alasan resmi Milan masih merupakan interpretasi media.
Milan Membutuhkan Tambahan Bek
Ketertarikan Milan juga muncul dalam konteks kebutuhan skuad.
Tuttosport pada Desember 2025 melaporkan Massimiliano Allegri ingin mendapatkan tambahan bek tengah.
Itulah sebabnya Milan memantau beberapa pemain sekaligus.
Jay bukan satu-satunya.
Tarik Muharemovic bahkan mendapatkan perhatian besar setelah tampil sangat baik bersama Sassuolo.
Artinya, Jay berada dalam sebuah daftar kandidat.
Bukan berarti dirinya sudah menjadi pilihan pertama.
Tarik Muharemovic Juga Menjadi Saingan
Inilah salah satu hal penting yang sering hilang ketika rumor Jay ke Milan diberitakan.
Scout Milan tidak hanya datang untuk Jay.
Mereka juga mengamati Tarik Muharemovic.
Bahkan Tuttosport memberikan sorotan cukup besar terhadap bek Bosnia tersebut.
Muharemovic saat itu sedang tampil bagus dan dianggap sebagai salah satu bek muda menarik di Serie A.
Dengan kata lain, keberadaan scout Milan di Sassuolo-Fiorentina memang menguatkan kabar bahwa Jay dipantau.
Tetapi itu tidak berarti scout tersebut datang khusus hanya untuk Jay.
Inter, Napoli, dan Atalanta Juga Pernah Disebut
Nama Jay memang beberapa kali masuk rumor transfer klub besar Italia.
Pada Maret 2025, Schira melaporkan:
Inter mengirim scout secara langsung.
Sementara Atalanta, Napoli, dan AC Milan juga memonitor perkembangannya.
VoetbalPrimeur kemudian menyebut empat klub besar tersebut sama-sama mengikuti situasinya.
Ini menjadi indikasi bahwa performa Jay di Italia memang mendapat perhatian.
Perjalanan dari Venezia ke Sassuolo Membantu Namanya Naik
Jay menjalani proses yang cukup menarik di sepak bola Italia.
Ia berkembang bersama Venezia dan membantu klub tersebut sampai akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di Serie A.
Kemudian pada musim panas 2025, ia pindah ke Sassuolo.
VoetbalPrimeur mencatat ia terikat kontrak dengan Sassuolo hingga 2029.
Kontrak panjang tersebut juga penting dalam konteks transfer.
Milan tidak bisa mendapatkan Jay secara gratis.
Jika benar-benar ingin merekrutnya, mereka harus bernegosiasi dengan Sassuolo.
Bermain Reguler Menjadi Modal Besar
Salah satu kelebihan terbesar Jay adalah menit bermainnya.
Ketika rumor Milan kembali muncul pada Desember 2025, VoetbalPrimeur mencatat Jay merupakan pemain reguler Sassuolo dan hampir selalu tersedia sepanjang pertandingan Serie A.
Bagi klub besar, konsistensi bermain sering menjadi indikator penting.
Scout dapat menilai pemain dalam banyak situasi berbeda dan bukan hanya berdasarkan satu pertandingan.
Apakah Jay Sudah Mendapat Tawaran AC Milan?
Nah, ini bagian paling penting.
Belum ada bukti kuat bahwa AC Milan sudah mengajukan tawaran resmi kepada Sassuolo untuk Jay Idzes.
Laporan yang tersedia berbicara mengenai:
pemantauan,
ketertarikan,
dan keberadaan Jay dalam daftar kandidat bek.
Belum ada konfirmasi resmi dari Milan atau Sassuolo mengenai negosiasi transfer.
Karena itu, mengatakan:
“Jay Idzes akan bergabung dengan AC Milan”
masih terlalu jauh.
Framing yang tepat adalah:
“AC Milan pernah dan dilaporkan terus memantau Jay Idzes.”
Apakah Rumor Itu Masih Aktif pada Agustus 2026?
Ini juga perlu diperjelas.
Dalam penelusuran terbaru, saya belum menemukan laporan kuat dalam beberapa pekan terakhir yang menunjukkan Milan saat ini sudah masuk tahap negosiasi lanjutan dengan Sassuolo terkait Jay.
Sumber paling konkret mengenai pemantauan langsung masih berasal dari Desember 2025.
Jadi berita ini valid sebagai cerita bahwa Jay pernah dan cukup serius dipantau Milan, tetapi jangan dipresentasikan seolah-olah transfer menuju San Siro sedang terjadi sekarang jika belum ada perkembangan terbaru.
Kalau Terjadi, Jay Bisa Membuat Sejarah
Jika suatu hari Jay benar-benar bergabung dengan Milan, transfer tersebut akan mempunyai arti besar untuk sepak bola Indonesia.
VoetbalPrimeur mencatat ia berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang membela AC Milan.
Milan merupakan salah satu klub paling bersejarah di dunia.
Mereka mempunyai tradisi panjang dengan bek-bek hebat seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Alessandro Nesta, dan banyak nama besar lainnya.
Karena itu, sekadar masuk radar klub seperti Milan sudah menjadi perkembangan menarik bagi seorang pemain Indonesia.
Tidak Perlu Terlalu Membesar-besarkan Rumornya
Meski demikian, rumor transfer selalu perlu diperlakukan dengan hati-hati.
Klub besar biasanya memantau puluhan bahkan ratusan pemain.
Scout hadir di stadion tidak otomatis berarti klub akan membeli pemain tersebut.
Pengamatan hanyalah salah satu tahap dalam proses rekrutmen.
Setelah itu masih ada analisis data, evaluasi teknis, kebutuhan pelatih, harga transfer, gaji, hingga negosiasi dengan klub dan pemain.
Youtube : https://youtube.com/shorts/IDv5CYakcyc?si=7n_zLz8aP7s5ogvo
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSVSjkWW1/
Sumber
Nicolò Schira — Milan, Inter, Napoli dan Atalanta memantau Jay:
https://www.nicoloschira.com/serie-a/esclusiva-venezia-c-e-l-inter-sulle-tracce-di-idzes-i-dettagli-30129
VoetbalPrimeur — Scout AC Milan hadir saat Sassuolo vs Fiorentina:
https://www.voetbalprimeur.nl/nieuws/1719629/ac-milan-heeft-oogje-op-jay-idzes-scout-bekijkt-indonesisch-international.html
Tuttosport — Milan kembali memantau Jay dan Tarik Muharemovic:
https://www.tuttosport.com/news/calcio/serie-a/milan/2025/12/08-145121516/muharemovic_irrompe_allegri_ora_c_anche_il_milan
Detik — Jay dipantau Inter, Napoli, Atalanta dan AC Milan:
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-7830585/rumor-transfer-jay-idzes-dipantau-inter-napoli-hingga-ac-milan
