Bangladesh akhirnya memilih ikut ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi mereka tidak datang dengan target muluk.
Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, secara terbuka mengakui bahwa Indonesia, Malaysia, dan Singapura berada di level yang lebih tinggi dibanding timnya. Menurutnya, turnamen ini justru menjadi kesempatan penting untuk menguji kualitas skuad sekaligus melihat kekurangan sebelum menghadapi SAFF Championship 2026.
Bangladesh sendiri menerima undangan untuk tampil setelah India mundur. The Daily Star melaporkan Federasi Sepak Bola Bangladesh atau BFF memilih mengikuti FIFA ASEAN Cup karena mereka ingin menghadapi lawan yang lebih kuat daripada menggelar turnamen persahabatan sendiri di Dhaka.
Bangladesh Akui Indonesia Berada di Level Lebih Tinggi
Pernyataan Dooley cukup menarik karena ia tidak berusaha membangun ekspektasi berlebihan.
Ia secara terbuka menyebut calon lawannya berada di atas Bangladesh.
Ketika membahas Indonesia, Malaysia, dan Singapura, Dooley mengatakan mereka adalah tim-tim kuat dan pertandingan melawan lawan seperti itu bisa membantu Bangladesh mengetahui kesalahan yang masih mereka lakukan.
Dengan kata lain, Bangladesh datang dengan status underdog.
Namun pengakuan tersebut bukan berarti Dooley sudah menyerah sebelum pertandingan dimulai.
Justru ia melihat perbedaan level sebagai kesempatan bagi pemain Bangladesh untuk mendapatkan pengalaman yang sulit diperoleh ketika hanya menghadapi lawan dengan kualitas setara.
FIFA ASEAN Cup Dijadikan Ujian Besar
Bangladesh mempunyai agenda yang lebih besar setelah turnamen ini.
Mereka sedang mempersiapkan diri menuju SAFF Championship 2026, kompetisi regional Asia Selatan yang menjadi salah satu target utama mereka.
Itulah sebabnya Dooley ingin menggunakan FIFA ASEAN Cup sebagai ujian.
Indonesia, Malaysia, dan Singapura dapat memberikan tekanan yang berbeda dibanding lawan-lawan Bangladesh di kawasan Asia Selatan.
Jika Bangladesh melakukan kesalahan, Dooley justru ingin kesalahan tersebut muncul sekarang agar bisa diperbaiki sebelum SAFF Championship dimulai.
Apakah Bangladesh Meremehkan Turnamen?
Jawabannya: tidak.
Framing bahwa Bangladesh meremehkan FIFA ASEAN Cup kurang sesuai dengan sumber asli dari Bangladesh.
BFF sebenarnya mempunyai dua opsi.
Mereka bisa menerima undangan Indonesia untuk tampil di FIFA ASEAN Cup atau mengadakan turnamen persahabatan empat negara di Dhaka.
Federasi akhirnya memilih datang ke Indonesia karena kualitas lawan yang akan dihadapi dinilai lebih tinggi dan lebih bermanfaat untuk persiapan mereka.
Jadi justru sebaliknya.
Bangladesh melihat turnamen ini sebagai kesempatan berharga untuk menghadapi tim yang lebih kuat.
Bangladesh Tetap Percaya Bisa Menang
Meskipun mengakui status underdog, Dooley tidak ingin pemainnya mempunyai mental menyerah.
Ia menegaskan Bangladesh tetap harus percaya bahwa mereka bisa mengalahkan lawannya.
Pesannya sederhana: jika sejak awal merasa tidak mungkin menang, maka tidak ada gunanya datang dan bermain.
Artinya, Bangladesh tidak memasang target juara secara terbuka, tetapi mereka tetap akan mencoba membuat kejutan dalam setiap pertandingan.
Indonesia Jadi Ujian Terberat?
Dari sudut pandang Bangladesh, Indonesia kemungkinan menjadi salah satu tantangan terbesar.
Timnas Indonesia sekarang memiliki banyak pemain yang berkarier di luar negeri dan berpotensi turun dengan kekuatan lebih lengkap karena FIFA ASEAN Cup dimainkan dalam periode internasional.
Dooley sendiri sudah mengakui bahwa Indonesia berada di atas Bangladesh secara level.
Karena itu, laga melawan Garuda dapat menjadi tolok ukur penting.
Jika Bangladesh mampu bersaing dengan Indonesia, hal tersebut bisa memberikan kepercayaan diri besar menjelang SAFF Championship.
Sebaliknya, jika mereka kesulitan, Dooley akan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai bagian mana yang perlu diperbaiki.
Bangladesh Menggantikan India
Keikutsertaan Bangladesh terjadi setelah India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Federasi Bangladesh kemudian menerima undangan untuk mengisi posisi tersebut.
Bangladesh diproyeksikan berada bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam Premier Division yang dimainkan di Indonesia. Laporan media menyebut pertandingan grup tersebut dijadwalkan mulai akhir September 2026.
Perubahan peserta ini memberikan warna menarik bagi turnamen.
Bangladesh bukan anggota ASEAN, sehingga keikutsertaan mereka memberi pertandingan dengan karakter berbeda dari kompetisi Asia Tenggara biasanya.
SAFF Championship Tetap Menjadi Target Besar
Salah satu alasan Bangladesh tidak memasang target ekstrem di FIFA ASEAN Cup adalah prioritas mereka.
SAFF Championship mempunyai arti khusus bagi sepak bola Bangladesh.
Mereka sudah cukup lama tidak menjadi juara kompetisi regional Asia Selatan tersebut.
Karena itu, Dooley ingin memastikan skuadnya memasuki turnamen utama dengan persiapan yang jauh lebih baik.
FIFA ASEAN Cup memberi kesempatan menghadapi lawan dengan tempo, kualitas individual, dan struktur permainan yang lebih tinggi.
Dari perspektif persiapan, pertandingan semacam ini bisa sangat berharga.
Menghadapi Indonesia Bisa Memberi Banyak Pelajaran
Indonesia saat ini memiliki profil berbeda dibanding Bangladesh.
Garuda mempunyai sejumlah pemain dari kompetisi Eropa dan struktur skuad yang jauh lebih dalam.
Bagi Dooley, menghadapi lawan seperti Indonesia dapat menunjukkan seberapa baik Bangladesh bertahan ketika ditekan, bagaimana mereka membangun serangan, dan seberapa cepat pemain mengambil keputusan.
Itulah alasan pertandingan melawan tim lebih kuat tidak selalu dinilai berdasarkan menang atau kalah.
Kadang hasil terpentingnya justru adalah informasi yang diperoleh pelatih.
Bangladesh Bisa Tetap Berbahaya
Meski diunggulkan kalah, Indonesia juga tidak boleh menganggap Bangladesh sebagai lawan mudah.
Status underdog sering membuat sebuah tim bermain lebih lepas.
Mereka tidak mempunyai beban ekspektasi sebesar tuan rumah.
Bangladesh juga mempunyai motivasi besar karena sedang mempersiapkan diri untuk SAFF Championship.
Jika Indonesia kehilangan fokus, pertandingan tetap bisa menjadi rumit.
Dooley sendiri jelas tidak datang untuk menyerahkan tiga poin.
Youtube : https://youtube.com/shorts/53tWMSGrkAc?si=SiWSJVezSdUF_Eie
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSVjAWkfu/
Sumber
The Daily Star Bangladesh — Bangladesh menerima undangan FIFA ASEAN Cup 2026:
https://www.thedailystar.net/sports/football/news/bangladesh-accept-fifa-asean-cup-invitation-4247681
Daily Sun Bangladesh — Pernyataan Thomas Dooley mengenai status underdog dan lawan yang lebih kuat:
https://www.daily-sun.com/winner/892494
VOV Vietnam — Bangladesh menggantikan India dan menjadikan turnamen sebagai persiapan SAFF:
https://vov.vn/the-thao/doi-bong-thua-dam-viet-nam-nhan-loi-du-fifa-asean-cup-2026-post1324340.vov
